Sepenggal Cerita Tentang Dia

pic taken from here

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam

di kampung halaman

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Merantaulah, akan kau dapatkan pengganti

dari kerabat dan kawan

Berleha-lehalah, manisnya hidup terasa

setelah lelah berjuang…

(Imam Syafii)

Kutipan seorang ulama tersebut saya kutip dari halaman awal novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Sebuah novel yang bertepatan saya baca ketika hati saya sedang gundah. Apa pasal???

Sebuah sms yang saya terima di pagi-pagi buta menjadi penyebabnya. Seorang teman menyatakan keprihatinannya akan “kebodohan” saya yang mau memilih mengabdikan ilmu saya hingga ke hampir ujung timur Indonesia dengan bayaran  yang ala kadarnya. Udah gaji kecil, nggak punya kenalan atau sanak saudara, jauh dari keluarga, eh kok mau… begitulah kira-kira isi smsnya. Jujur sebagai manusia normal, saya gamang saat mengetahui dia punya pekerjaan dengan gaji tinggi dan dekat dengan keluarga.

Wajar donk saya galau. Iya kan??? *maksa* 🙂 Namun kini, saya sadari apa yang dibilang teman tersebut salah.

Urusan gaji kecil???

Saya selalu percaya, seberapa kecilnya uang itu jika ia didapatkan dengan cara yang halal, insya Allah akan berkah. Dan… kalau berkah, hidup kita juga tenang bukan???

Tak ada kenalan atau saudara???

Ya… saya merantau ke tempat yang selama ini hanya pernah saya baca di buku sejarah atau saya lihat namanya di peta. Tak ada kawan atau saudara yang akan menyambut dan mengayomi saya di sana. Yang ada hanya teman seperjalanan dari Medan ke Ternate, selebihnya semua saya lalui sendiri. Namun kemudian saya bertemu dengannya.

Sejak Sabtu, 8 Oktober 2011 saya menjejakkan langkah di Puskesmas Galala, dia telah menyambut saya dengan tangan terbuka. Memperkenalkan saya dengan staf-staf puskesmas. Mengajari saya trik-trik bertahan mengahadapi pasien-pasien yang kadang bertingkah menyebalkan.

Tujuh bulan kebersamaan kami, saya bisa mengklaim dengan sombong,  jika kami adalah tim yang solid. Kami kompak. Satu pemikiran dan… punya mental nggak suka menyusahkan hal yang bisa digampangkan. Dia selalu mengerti kondisi tubuh saya yang rentan sakit. Saya malas dia juga malas, eh enggak ding, dia rajin saya yang pemalas. big grinbig grinbig grin Yang paling mantap, dia jago masak. Sehingga perempuan aneh yang sama sekali nggak ngerti urusan dapur seperti saya ini bisa numpang makan bila saya tak ada makanan di rumah.

Bagi saya, dia adalah sahabat merangkap kerabat terbaik yang pernah saya temui di rantau ini. Sosoknya seperti menegaskan kepada saya akan kebenaran kata-kata mutiara dari ulamaterkenal, yang saya tulis di awal postingan ini.

Namun kini dia sudah tak menempati rumah yang letaknya hanya berselang dari satu rumah dinas saya. Masa kontraknya selesai 31 Mei dan tanggal 6 Juni kemarin dia telah kembali ke Jakarta karena Taksiran Tanggal Persalinannya telah mendekati waktunya. Saya tak menghadiri acara perpisahannya karena saat itu saya sedang berada di Medan. Saat kembali bertugas di Puskesmas, hingga kini setiap bangun pagi yang terlintas di pikiran saya adalah “hari ini aku poli berarti dia UGD.” Rasanya dia hanya pergi sekejap ke Ternate, seperti yang biasa dilakukannya setiap bulan. Tentu saja itu tak terjadi. Dia bukan ke Ternate, namun kembali ke Jakarta.

She is ChaCha aka. Rachma. And I miss u so much, Bebeh…big hugbig hugbig hugbig hugbig hug

Advertisements

2 thoughts on “Sepenggal Cerita Tentang Dia

  1. 4 my beloved sister… ΤĦªπk ¥☺µ so much bebeh… Luph u pull.. Semoga tali persaudaraan qt selalu terjalin…kisskissskisss peluk-peluk…

  2. terus berjuang ibu dokter, gaji bukan ukuran manusia itu hebat atau tidak, tapi dengan bu dokter di ujung timur negeri adalah sebuah kebanggan apalagi bekerja utk kemanusiaan, itu sungguh luar biasa bagi saya 😀

    dan ……… selamat pagi bu dokter 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s