9 Summers, 10 Auntumns

Impian haruslah menyala dengan apa pun yang kita miliki, meskipun yang kita miliki tidak sempurna, meskipun itu retak-retak.” (Iwan Setyawan – halaman 21)

Kebiasaan saya yang berhubungan dengan membaca adalah, saya tidak suka membeli sebuah buku pada saat buku tersebut sedang booming. Rasanya tidak terlalu mengasikkan membaca buku di saat orang lain pun sedang heboh membacanya. Aneh memang. Tapi ya itulah saya.

Kali ini saya ingin membahas tentang 9 Summers 10 Auntumns-nya Iwan Setyawan.  Saya tidak meresensi buku ini. Karena telah banyak orang hebat yang telah melakukannya. Sementara saya, bukanlah siapa-siapa.  Beberapa orang bilang, buku ini bukan buku tentang mimpi, tapi tentang kerja keras. Bagi saya, buku ini tentang mimpi. Tapi mimpi yang diwujudkan dengan kerja keras. Iwan Setyawan boleh bilang kalau mimpi-mimpinya hanya sampai atap rumahnya. Tapi bagi saya mimpi itu tetap tersimpan walau terhalang atap rumah. Continue reading

Advertisements